Pondasi Dasar Internet Marketing Untuk Bisnis Tour Travel Anda

Dalam artikel ini saya akan menjelaskan bagaimana tahapan awal atau dasar untuk mulai melakukan strategi internet marketing untuk bisnis tour travel anda yang akan dijelaskan secara praktis dan sederhana sehingga mudah untuk diterapkan.

Sebagai nformasi, sejak boomingnya era mobil internet di tahun 2012 telah merubah perilaku konsumen travel secara drastis, dari sumber data yang valid diketaui bahwa lebih dari 80% konsumen travel melakukan pencarian untuk produk tour trave melalui internet khususnya search engine, mereka melakukan pencarian,perbandingan sampai akhirnya melakukan pemesanan dan sharing perjalanan mereka di platform internet. Lalu bagaimana anda bisa bertahan dalam bisnis tour travel jika anda tidak terjun ke dalam strategi internet marketing ?

Bagi sebagian pebisnis Internet Marketing merupakan sesuatu yang asing, mahal dan sulit diterapkan sehingga mereka enggan untuk bermigrasi dimana akhirnya bisnisnya harus gulung tikar. Fakta ini sebenarnya tidak hanya terjadi di dunia travel tetapi juga terjadi di bisnis lainnya seperti bagaimana Matahari Dept Store melakukan revolusi besar besaran bisnisnya ke dalam e-commerce lalu bagaimana dampak Gojek dan Grab Car terhadap bisnis taksi konvesional seperti blue bird, saya tidak perlu menjelaskan anda pasti sudah tahu.

Secara komposisi tahapan internet marketing itu bisa dijabarkan seperti ini :

TOOLS   à STRATEGI à EVALUASI & OPTIMASI

 

TOOLS-Apa Yang Harus Saya Siapkan?

Ini adalah pertanyaan simple tapi cukup membingungkan. Disni saja akan jabarkan dimana anda harus memulai Internet marketing untuk bisnis anda, berikut yang anda harus siapkan sebelum memulai.

  1. TETAPKAN PRODUK/JASA LAYANAN & BRAND ANDA

    Buatlah sebuah produk yang niche/spesifik untuk bisnis tour travel anda, apakah anda akan menjual Wisata Bali?Lombok?Bandung? atau ketiganya?. Hal ini cukup penting karena akan berhubungan dengan strategi yang dilakukan agar tepat sasaran dan tidak sia sia. Selain itu buat Brand/merek nama bisnis anda misalkan “MAJU TRAVEL” atau lainnya yang membuat orang mudah mengingat.

  2. WEBSITE SEDERHANA

    Apabila anda belum memiliki website anda harus membuatnya tidak perlu mahal atau sangat bagus yang terpenting adalah “Konten/Isi Website anda benar benar menunjukan Produk/Layanan yang anda jual”, seperti yang dikatakan para pakar internet “Content is The King”. Buat orang yang melihat website anda akan sedikit bertanya produk apa yang anda jual karena di dalam website anda seluruh informasi sudah tersedia. Untuk website ini anda dapat menggunakan Blogspot.com atau Wordpress yang gratisan.

     

  3. AKUN SOSIAL MEDIA

Buat akun sosial media dengan nama Brand Anda tadi, jangan campurkan akun sosial media pribadi anda dengan akun sosial media bisnis anda. Buat 3 akun sosial media terpopuler seperti Facebook, Twitter dan Instagra, mulai undang teman atau rekan anda untuk pertemanan di akun sosial media anda.

Cukup 3 hal tersebut diatas yang anda persiapkan, apabila anda sudah memiliki ketiganya maka anda sudah melewati fase awal dan mulai masuk ke tahap STRATEGI.

Sekarang coba check kembali dengan pertanyaan sebagai berikut :

APA NAMA BRAND LAYANAN SAYA ?

PRODUK APA YANG SAYA JUAL  ?

APA ALAMAT WEBSITE SAYA ?

APA ALAMAT AKUN SOSIAL MEDIA SAYA ?

 

Apabila anda sudah bisa menjawan 4 pertanyaan diatas kita akan lanjut ke Bagian berikutnya..jika belum benahi dulu hingga anda bisa menjawab 4 pertanyaan diatas.

 

SIAPA CALON CUSTOMER SAYA ?

Apakah anda bisa menjawab pertanyaan diatas? Sebagian akan menjawab customer “saya adalah orang yang suka traveling”. Menurut saya jawaban tersebut bukan merupakan jawaban. Anda harus lebih menspesifikannya jawabannya, jawaban tersebut terlalu umum dan anda tidak bisa melakukan targeting dengan baik nantinya.

Untuk lebih spesifik anda harus bisa menjawab pertanyaan berikut :

 

USIA BERAPA CALON CUSTOMER YANG MENGGUNAKAN LAYANAN SAYA?

Anda harus bisa mengklasifikasikan usia target customer anda, karena semakin spesifik anda akan membuat produk yang semakin cocok dengan calon customer. Sebagai contoh apabila anda memiliki produk “Paket Tour Snorekling dan Diving di Bunaken” sudah tentu range usia calon customer anda adalah usia dibawah 40 tahun..anda salah sasaran jika anda juga menyasar target usia diatas 40 tahun karena produk ini membutuhkan fisik dan jiwa petualang.

DIMANA CALON CUSTOMER SAYA BERADA?

Anda harus tahu persis dimana calon customer anda berada,jika target customer anda adalah usia mudah sudah tentu akan banyak berada di platform online seperti sosial media, jika target customer anda diatas usia 40 maka calon customer anda merupakan customer yang lebih sedikit menggunakan waktunya di internet. Anda harus paham betul mengenai hal ini.

 

 

Jika anda sudah dapat mempetakan 2 pertanyaan diatas anda bisa lanjut masuk ke dalam fase STRATEGI, mulai menerapkan strategi jitu untk meraih lebih banyak calon customer.

Untuk strategi ini saya akan menjelaskan di artikel berikutnya.

 
Profil Penulis
Ditulis Oleh HYU
25/09/2016 12:16:17

Reply Comments

terima kasih info dan sarannya
Yani
28/09/2016 3:54:07
terima kasih info dan sarannya
Yani
28/09/2016 2:37:31